Kondisi aneh yang dikenal sebagai sindrom 'Alice in Wonderland'
berpengaruh secara drastis terhadap persepsi mental dan visual
penderitanya. Karakteristik sindrom ini adalah sepenuhnya tidak dapat
mengenali ruang, waktu, jarak, dan ukuran, yang dapat membuat sang
pasien bingung dan berada dalam keadaan sangat terterkan. Penyebab
kondisi ini tidak diketahui, meskipun para dokter percaya bahwa hal ini
dapat dikaitkan dengan beberapa penyakit tertentu.

Seorang pasien penderita sindrom 'Alice in Wonderland' biasanya
juga menderita sakit kepala migrain, yang diyakini ada kaitannya dengan
kondisiitu. Anehnya, tercatat bahwa Lewis Carrol sendiri sebenarnya
menderita migrain berat, hampir seumur hidupnya. Mungkin Carrol sendiri
menderita sindrom ini, dan gejala-gejalanya sendiri memberinya inspirasi
untuk novel klasiknya
Sepertinya ketika beberapa gejala sindrom itu tercermin dalam kisah yang terjadi pada Alice. Setelah makan dan minum dua ramuan ajaib berbeda, pertama Alice menjadi sangat kecil, dan kemudian menjadi lebih besar daripada rumah, jadi orang yang mengalami ini akan mengalami hal yang sama, yaitu suatu bentuk halusinasi visual dan sensorik yang dapat membuat mereka merasa seolah tubuhnya membesar. Ini menimbulkan masalah-masalah seperti rasa aman yang sangat besar dan delusi, sehingga dapat menempatkan pasien dalam bahaya yang serius.
Hingga sekarang, tidak ada penjelasan yang menyeluruh terhadap kondisi ini, meskipun teori ini menganggap bahwa keterkaitannya dengan penyakit migrain itu diyakini benar adanya
0 komentar:
Posting Komentar